Selamat Hari Kartini 2026: UPA TIK Universitas Palangka Raya Merayakan Semangat Perempuan Indonesia
Palangka Raya, 21 April 2026 — Hari ini, seluruh bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Momentum ini menjadi pengingat kolektif akan perjuangan luar biasa Raden Ajeng Kartini, seorang perempuan kelahiran Jepara, 28 April 1879, yang dengan keberanian dan keteguhan hatinya mampu mengubah wajah peradaban bangsa melalui kekuatan pendidikan dan tulisan. UPA Teknologi Informasi & Komunikasi (UPA TIK) Universitas Palangka Raya turut ambil bagian dalam peringatan bersejarah ini dengan menghadirkan konten peringatan digital yang menampilkan semangat kepahlawanan Kartini dalam balutan visual modern bernuansa klasik kebangsaan. Melalui akun Instagram resmi @tik.upr, UPA TIK menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini disertai pesan inspiratif: "Perempuan hebat bukan yang tak pernah jatuh, tetapi yang selalu bangkit dengan mimpi yang lebih tinggi."
Raden Ajeng Kartini lahir di tengah era kolonialisme yang membatasi ruang gerak perempuan, khususnya dalam akses terhadap pendidikan. Namun keterbatasan itu justru melahirkan semangat yang luar biasa. Kartini, putri Bupati Jepara R.M. Sosroningrat, mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di Europese Lagere School (ELS) hingga usia 12 tahun sebelum akhirnya harus menjalani pingitan sebagaimana tradisi adat Jawa saat itu. Selama masa pingitan itulah Kartini justru semakin produktif. Ia mengisi hari-harinya dengan membaca, belajar mandiri, dan menulis surat kepada sahabat-sahabatnya di Belanda, terutama kepada Rosa Abendanon dan Estelle "Stella" Zeehandelaar. Surat-surat tersebut kelak dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku legendaris berjudul Door Duisternis tot Licht atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai "Habis Gelap Terbitlah Terang", sebuah kalimat yang hingga kini menjadi simbol perlawanan terhadap kebodohan dan penindasan. Kartini wafat pada usia yang sangat muda, 25 tahun, pada tanggal 17 September 1904, hanya empat hari setelah melahirkan putra pertamanya. Namun warisan pemikirannya jauh melampaui usia hidupnya. Pada tahun 1964, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini Nasional melalui Keputusan Presiden No. 108 Tahun 1964.
Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, semangat Kartini tetap relevan dan bahkan semakin penting untuk dihidupkan. Jika dulu Kartini berjuang melawan keterbatasan akses pendidikan secara fisik, kini tantangan perempuan Indonesia bergeser pada akses terhadap literasi digital, kesetaraan dalam dunia teknologi, dan representasi perempuan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Data dari berbagai lembaga riset menunjukkan bahwa perempuan masih menjadi kelompok yang kurang terwakili dalam industri teknologi informasi secara global, termasuk di Indonesia. Situasi ini menjadikan peringatan Hari Kartini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan momentum nyata untuk mendorong lebih banyak perempuan muda Indonesia agar berani memasuki, bertahan, dan berprestasi di bidang teknologi. UPA TIK Universitas Palangka Raya sebagai unit yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi percaya bahwa transformasi digital yang inklusif hanya bisa terwujud jika perempuan turut berperan aktif di dalamnya. Kartini modern bukan lagi hanya yang berjuang di balik pena, tetapi juga di balik layar komputer, kode program, dan inovasi digital.
Melalui peringatan Hari Kartini 2026 ini, UPA TIK Universitas Palangka Raya ingin menyampaikan pesan kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya para mahasiswi dan civitas akademika Universitas Palangka Raya: jangan pernah berhenti belajar, sebab Kartini membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak pernah mampu membendung dahaga ilmu pengetahuan. Berani bermimpi besar, karena mimpi-mimpi besar yang dimiliki hari ini adalah benih perubahan masa depan. Bangkit dari setiap kegagalan, sebab perempuan hebat bukan yang tak pernah jatuh, tetapi yang selalu bangkit dengan mimpi yang lebih tinggi. Dan jadilah inspirasi bagi sesama, karena setiap langkah maju yang diambil membuka jalan bagi perempuan lain yang datang setelahnya.
Sebagai unit pelaksana teknis di bawah naungan Universitas Palangka Raya, UPA TIK berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem pendidikan berbasis teknologi yang inklusif dan merata. Peringatan Hari Kartini ini sekaligus menjadi pengingat bahwa teknologi harus menjadi alat pemberdayaan, bukan alat eksklusi. Setiap inovasi yang dikembangkan, setiap sistem yang dibangun, dan setiap layanan yang diberikan oleh UPA TIK diarahkan untuk memperkuat fondasi pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh sivitas akademika Universitas Palangka Raya. Hari Kartini bukan sekadar peringatan tahunan. Ia adalah cermin yang memantulkan seberapa jauh kita telah melangkah dan seberapa jauh lagi perjalanan yang harus ditempuh. Kartini telah menyalakan obor dan kini giliran kita untuk meneruskan nyalanya melalui pendidikan, teknologi, inovasi, dan semangat yang tak pernah padam. Selamat Hari Kartini, 21 April 2026, dari UPA Teknologi Informasi & Komunikasi, Universitas Palangka Raya, untuk seluruh perempuan Indonesia yang terus berjuang, berkarya, dan bersinar. "Habis gelap, terbitlah terang."
Diterbitkan oleh: UPA Teknologi Informasi & Komunikasi, Universitas Palangka Raya | @tik.upr